Panduan Hidup | renungan


image

Bismillahirrohmanirrohim..
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmatnya kepada kita.  Nikmat islam, iman dan taqwa.. kpada kita yang memintanya ataupun tidak.. karena Allah lah maha pemberi dan penyayang..

(مَا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَىٰ)
[Surat Ta-Ha : 2]

Jika kita beli peralatan elektronik, maka pasti akan ada Ţāhā:2 – Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah; atau manual book yang harus digunakan oleh user agar alat tsb tidak gampang rusak dan agar tetap bekerja dg baik.
Bagitu pula dengan hidup ini.. Allah memberikan manual book untuk manusia yaitu berupa Al-Qur’an.
Kalau kita mau jujur.. sebenarnya Al-Qur’an sbg pedoman hidup itu pasti semua orang paham.. tapi niatan untuk melaksanakan panduan itu yang sering terlupa atau enggan melaksanakannya.. Continue reading Panduan Hidup | renungan

Perjalanan tak terencana


Perjalanan tak terencana.. mungkin itu yang secara tidak sengaja menghampiriku dengan kawan-kawan. Bermula dari niatku untuk renang dengan mengajak temen kontrakan (kurniawan, firdaus, miftah, winanto dan yanuar), akan tetapi kita dengar info bahwa adek-adek FORKITA (Forum Kajian Islam Fakultas Teknologi Pertanian) mengajak kita untuk gabung ke gunung Kelud untuk rihlah.. sehingga membuat 2 kubu d kontrakan, ada yg mau ikut dan gk ikut. Karena gk semua mantan FORKITA.
Tiba tiba ada yang nyentil bilang. “Ke rumaahmu aja zal di jember gmna??”.
Semua fokus langsung tertuju kesitu dan menjawab usulan itu.. “iya kesana aja yuk.. kayaknya seruan kesana kan ada PAPUMA”. dan akhirnya tanpa aku meng”iya”kan akhirnya mereka setuju.
Tapi aku yang mulai bingung.. rumah di jember sudah tak berpenghuni, karena sudah pindah ke kalimantan semua. Dan rumahpun sudah agak rapuh dan kotor berdebu. Akhirnya aku bilang dulu kondisi rumah ke temen2. Dan jawaban mereka adalah “gapaapa buat uji nyali juga.. hehe”. Maklum,dari mereka semua kan ada yang tau kalo rumahku sudah tak berpenghuni hampir 3 tahun setelaah Budhe meninggal. Continue reading Perjalanan tak terencana

KH Ahmad Dahlan | Islam Adalah….


Mula-mula agama Islam itu cemerlang, kemudaian makin suram, tetapi sesungguhnya yang suram itu adalah manusianya, bukanlah agamanya. Agala adalah bukan barang yangkasar, yang harus dimasukkan ke dalam telinga, tetapi agama islam adalah agama fitrah. Artinya ajaran yang mencocoki kesucian manusia. Sesungguhnya agama bukanlah agama lahir yang dapat di lihat. Amal lahirnya itu adalah bekas dan daya dari ruh agama.

Ketika Ulama Tidak Bisa Dibeli ~Buya HAMKA~


Surat itu pendek. Ditulis oleh Hamka dan ditujukan pada Menteri Agama RI Letjen. H. Alamsyah Ratuperwiranegara. Tertanggal 21 Mei 1981, isinya pemberitahuan bahwa sesuai dengan ucapan yang disampaikannya pada pertemuan Menteri Agama dengan pimpinan MUI pada 23 April, Hamka telah meletakkan jabatan sebagai Ketua Umum Majeiis Ulama Indonesia (MUI).

Buat banyak orang pengunduran diri Hamka sebagai Ketua Umum MUI mengagetkan. Timbul bermacam dugaan tentang alasan dan latar belakangnya. Agaknya sadar akan kemungkinan percik gelombang yang ditimbulkannya, pemerintah dalam pernyataannya mengharapkan agar mundurnya Hamka “jangan sampai dipergunakan golongan tertentu untuk merusak kesatuan dan persatuan bangsa, apalagi merusak umat lslam sendiri.”

Kenapa Hamka mengundurkan diri? Hamka sendiri  mengungkapkan pada pers, pengunduran dirinya disebabkan oleh fatwa MUI 7 Maret 1981. Fatwa yang dibuat Komisi Fatwa MUI tersebut pokok isinya mengharapkan umat Islam mengikuti upacara Natal, meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa. Menurut K.H.M. Syukri Ghozali, Ketua Komisi Fatwa MUI, fatwa tersebut sebetulnya dibuat untuk menentukan langkah bagi Departemen Agama dalam hal umat Islam. “Jadi seharusnya memang tidak perlu bocor keluar,” katanya. Continue reading Ketika Ulama Tidak Bisa Dibeli ~Buya HAMKA~

Wanita-wanita Luar Biasa


wanita hebatNamanya Ummu Haritsah. Ia mendengar anaknya meninggal dalam perang Badar terkena panah liar. Sebagai seorang ibu, tentu masih ada rasa kehilangan dalam dirinya. Namun ini adalah sosok ibu yang berbeda. Ibu dan wanita yang luar biasa.

Ummu Haritsah tak puas dengan hanya berita itu. Ia pun datang menghadap Rasulullah. Bukan untuk memastikan anaknya benar-benar telah mati. Tetapi untuk mendapatkan jawaban, apakah kematian anaknya itu tergolong syahid hingga membawanya ke surga, atau justru kematian yang mengantarkan ke neraka.

“Wahai Rasulullah,” tanya Ummu Haritsah begitu berhasil menghadap Nabi, “di manakah posisi Haritsah? Jika di surga, maka saya ridha atas kematiannya. Namun jika di neraka saya akan meratapinya agar siksanya diringankan.”

“Wahai Ummu Haritsah,” jawab sang Nabi penuh wibawa, “Sesungguhnya Haritsah anakmu berada di surga Firdaus.”

Subhaanallah. Bukan hanya surga, tetapi surga Firdaus, surga tertinggi, surga terindah. Mendengar itu tenanglah Ummu Haritsah. Kini ia pulang ke rumah dengan senyum merekah dan kebahagiaan yang membuncah. Continue reading Wanita-wanita Luar Biasa

Letters From Mother of Earth (and Sky!)

Stories about having the best gift after the wedding

Bismillahirrohmanirrohim...

Akan iNdaH paDa waKtunya....

ayyatakhras

Just another WordPress.com site

Srhandayani's Blog

Just another WordPress.com site

Langkah Pasti

Menghimpun Hikmah dalam Kata

Sharing Awareness

Development Studies, Activities, Scientific, Knowledge

baiqadeliautamiputri

Natural Resources and Environmental Engineering UB'12

Senyum Fitria

Curahan Hati

astriateuzia'site

Mencari Makna Hakiki dalam Diri

JUAL KAOS

Kaos Berkualitas tapi harga terjangkau..

RENUNGAN | RENUNGAN ISLAM

RENUNGAN | RENUNGAN ISLAM | RENUNGAN ISLAMI | RENUNGAN HARIAN | RENUNGAN HATI | RENUNGAN HIDUP | NASEHAT ISLAMI | KUMPULAN KISAH ISLAMI

Semoga Bermanfaat.. ^^

Sebanyak2nya Kemanfaatanku untuk Orang Lain...

Pena Merangkai

“..Demi pena dan apa yang dituliskannya” (Q.S Al-Qalam:1)

Samudra Kehidupan

semoga bermanfaat.....

%d bloggers like this: