Blog Archives

KH Ahmad Dahlan | Islam Adalah….


Mula-mula agama Islam itu cemerlang, kemudaian makin suram, tetapi sesungguhnya yang suram itu adalah manusianya, bukanlah agamanya. Agala adalah bukan barang yangkasar, yang harus dimasukkan ke dalam telinga, tetapi agama islam adalah agama fitrah. Artinya ajaran yang mencocoki kesucian manusia. Sesungguhnya agama bukanlah agama lahir yang dapat di lihat. Amal lahirnya itu adalah bekas dan daya dari ruh agama.

Efek Ruang dan Waktu


Manusia hidup dalam ruang bumi dan waktu sejarah. Bumi dan sejarah adalah panggung kehidupan manusia. Dalam kerangka interaksi antara ketiga unsur itulah –bumi, sejarah, dan manusia- teks diturunkan. Jika bumi terus berputar, sejarah terus naik dan turun, manusia terus berubah, maka mengertilah kita dalam situasi seperti apakah teks itu bekerja.

Teks ‘bekerja’ dalam situasi yang lentur dan cair. Teks bekerja dalam situasi yang bergerak, berubah dan terus mengalir. Dan itu melahirkan ancaman eksistensial! Ancaman bagi eksistensi setiap teks atau narasi apapun bahwa ia tidak punya cukup nafas kebenaran yang memungkinkannya mengikuti gerak perubahan dari aliran kehidupan itu. Ancaman inilah yang sebenarnya menjelaskan mengapa banyak teks atau narasi yang memilikilife cycle atau umur yang pendek dan terbatas.

Seperti sejarah yang mengisi dua pertiga dari lembar-lembar teks Qur’an, begitu juga kata bumibertebaran begitu banyak dalam ayat-ayatnya. Itu untuk menegaskan kepada kita bahwa ruang dan waktu tidak berada dalam kendali manusia sebagai pelaku kehidupan. Itu membatasi kemampuan gerak manusia. Itu menjelaskan apa atinya manusia sebagai makhluk yang terbatas.

Tapi masalah manusia tidak terletak pada keterbatasan itu. Sebab tidak ada pertanggungjawaban dalam ketidakmampuan. Jadi Qur’an memaklumi keterbatasan manusia dan karenanya ia tidak perlu mencemaskannya. Yang dilakukan Qur’an adalah memaklumi bagaimana ruang dan waktu berefek pada kemampuan pergerakan manusia tapi ia juga memastikan bahwa manusia bisa tetap bergerak dalam keterbatasannya. Biasanya kita akan menemukan pola Qur’an seperti ini: makin besar efek ruang dan waktu terhadap suatu masalah, makin umum penjelasannya dan makin sedikit detailnya. Begitu juga sebaliknya: makin kecil efek ruang dan waktu terhadap suatu masalah, makin detil penjelasan Qur’an terhadap masalah itu.

Fikih Politik Menurut Imam Hasan Al-Banna


Buku: Fikih Politik Menurut Imam Hasan Al-Banna.

Penulis: Dr. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris.

***

Aktifitas-aktifitas politik yang pernah Beliau lakukan bersama para ikhwah, di antaranya:

  1. Di sela-sela keberangkatan Naqrasy menemui Dewan Keamanan PBB, Imam Hasan Al-Banna mengundang seluruh lapisan masyarakat Mesir untuk mendatangi masjid-masjid sewaktu pelaksanaan shalat zhuhur untuk mendengarkan orasi umum membahas sengketa lembah sungai Nil, kemudian Imam Hasan Al-Banna memimpin demonstrasi yang diprakarsai oleh Al-Azhar menuntut penyelesaian segera masalah-masalah yang menimpa Mesir.
  2. Imam Hasan Al-Banna mengirimkan telegram pada Naqrasyi guna memprioritaskan penundaan pembahasan sengketa lembah sungai Nil dan menuntutnya agar fokus terlebih dahulu pada pembatalan perjanjian 1936, menabuh genderang “jihad” mengusir secara paksa penjajah Inggris dari tanah Mesir serta pernyatan bahwa Ikhwanul Muslimin telah siap maju ke medan jihad.
  3. Derasnya gelombang aksi protes, unjuk rasa dan demonstrasi rakyat Mesir membuat pemerintah Mesir dan pemerintah Inggris tertekan, sehingga memaksa mereka berpikir keras untuk bersedia membatalkan perjanjian dan nota kesepahaman 1936.
  4. Aktifitas dan kerja politik lain yang dilakoni Imam Hasan Al-Banna adalah pengiriman delegasi-delegasi politik yang mengurus pembebasan Mesir dari penjajahan dan kolonialisme.
  5. Pemusnahan semua hal yang berkaitan dengan Inggris di Mesir, ketika setiap anggota ikhwan di masing-masing provinsi mengumpulkan semua buku-buku, majalah-majalah dan surat kabar berbahasa Inggris setelah itu dibakar di lapangan-lapangan umum sebagai bentuk aksi protes terhadap kebijakan politik koloialis Inggris.
  6. Penugasan delegasi-delegasi untuk menyerukan pemboikotan semua tulisan berbahasa Inggris serta pemusnahan semua spanduk, baliho dan papan pengumuman berbahasa Inggris yang terpampang di berbagai institusi, pusat-pusat perdagangan dan sebagainya, lalu menggantinya dengan spanduk-spanduk berbahasa Arab. Read the rest of this entry

DIALOG RASULULLAH DENGAN IBLIS LAKNATULLAH


Kepada sahabatku semua….. ambilah pengajaran dari peristiwa di bawah ini. Dan ketahuilah jika kita mengetahui strategi lawan kita, maka lebih cerah peluang kita untuk mengalahkan mereka……

Allah swt telah memerintahkan seorang Malaikat berjumpa Iblis supaya dia berjumpa dengan Rasulullah s.a.w untuk memberitahu segala rahsianya; samada yang disukai mahupun yang dibencinya.

Hikmatnya ialah untuk meninggikan darjat Nabi Muhammad s.a.w dan juga sebagai peringatan dan Read the rest of this entry

Pindah ke Israel dan Masuk Islam


Pada tahun 1998, Joseph Cohen seorang Yahudi Ortodoks kelahiran AS hijrah ke Israel karena keyakinannya yang sangat kuat pada ajaran Yudaisme. Ia kemudian tinggal di pemukiman Yahudi Gush Qatif di Gaza (Israel mundur dari wilayah Jalur Gaza pada tahun 2005).

Cohen tak pernah mengira bahwa kepindahannya ke Israel justru membawanya pada cahaya Islam. Setelah tiga tahun menetap di Gaza, Cohen memutuskan untuk menjadi seorang Muslim setelah ia bertemu dengan seorang syaikh asal Uni Emirat Arab dan berdiskusi tentang teologi dengan syaikh tersebut lewat internet. Setelah masuk Islam, Cohen mengganti namanya dengan nama Islam Yousef al-Khattab.

Tak lama setelah ia mengucapkan syahadat, istri dan empat anak Yousef mengikuti jejaknya menjadi Muslim. Sekarang, Yousef al-Khattab aktif berdakwah di kalangan orang-orang Yahudi, meski ia sendiri tidak diakui lagi oleh keluarganya yang tidak suka melihatnya masuk Islam.

“Saya sudah tidak lagi berhubungan dengan keluarga saya. Kita tidak boleh memutuskan hubungan kekeluargaan, tapi Read the rest of this entry

%d bloggers like this: