Blog Archives

Perjalanan tak terencana


Perjalanan tak terencana.. mungkin itu yang secara tidak sengaja menghampiriku dengan kawan-kawan. Bermula dari niatku untuk renang dengan mengajak temen kontrakan (kurniawan, firdaus, miftah, winanto dan yanuar), akan tetapi kita dengar info bahwa adek-adek FORKITA (Forum Kajian Islam Fakultas Teknologi Pertanian) mengajak kita untuk gabung ke gunung Kelud untuk rihlah.. sehingga membuat 2 kubu d kontrakan, ada yg mau ikut dan gk ikut. Karena gk semua mantan FORKITA.
Tiba tiba ada yang nyentil bilang. “Ke rumaahmu aja zal di jember gmna??”.
Semua fokus langsung tertuju kesitu dan menjawab usulan itu.. “iya kesana aja yuk.. kayaknya seruan kesana kan ada PAPUMA”. dan akhirnya tanpa aku meng”iya”kan akhirnya mereka setuju.
Tapi aku yang mulai bingung.. rumah di jember sudah tak berpenghuni, karena sudah pindah ke kalimantan semua. Dan rumahpun sudah agak rapuh dan kotor berdebu. Akhirnya aku bilang dulu kondisi rumah ke temen2. Dan jawaban mereka adalah “gapaapa buat uji nyali juga.. hehe”. Maklum,dari mereka semua kan ada yang tau kalo rumahku sudah tak berpenghuni hampir 3 tahun setelaah Budhe meninggal. Read the rest of this entry

Advertisements
%d bloggers like this: